← Kembali ke Semua Artikel
Tips & Edukasi

Panduan Lengkap Menghitung Berat Volume CBM untuk Ekspedisi Cargo

Oleh: Tim Logistik DMX (Senior Cargo Specialist)📅 10 Agustus 2026⏱ 4 Menit Baca
Panduan Lengkap Menghitung Berat Volume CBM untuk Ekspedisi Cargo

Dalam dunia pengiriman barang skala besar (ekspedisi cargo), biaya pengiriman tidak hanya dihitung berdasarkan berat timbangan aktual. Ketika barang yang dikirim memiliki ukuran besar namun bobotnya ringan (seperti kasur busa, perabot kantor, atau kardus kemasan besar), perusahaan logistik menggunakan perhitungan Berat Volumetrik atau CBM (Cubic Meter).

Rumus Standar Internasional IATA yang Digunakan DMX Cargo

  • Kargo Darat & Laut: (Panjang × Lebar × Tinggi dalam cm) ÷ 4.000 = Berat Volumetrik (kg)
  • Kargo Udara (Air Cargo Express): (Panjang × Lebar × Tinggi dalam cm) ÷ 6.000 = Berat Volumetrik (kg)
  • Volume Kubikasi CBM: (Panjang × Lebar × Tinggi dalam cm) ÷ 1.000.000 = Volume (m³)

Contoh Kasus Perhitungan Praktis

Misalkan Anda mengirim kotak perabot berukuran 100 cm × 80 cm × 50 cm dengan berat timbangan aktual 30 kg melalui Kargo Laut DMX:

  1. Hitung Volume CBM: (100 × 80 × 50) ÷ 1.000.000 = 0.4 m³ (CBM)
  2. Hitung Berat Volume: (100 × 80 × 50) ÷ 4.000 = 100 kg
💡 Kesimpulan Perhitungan: Karena Berat Volume (100 kg) lebih besar daripada Berat Timbangan Aktual (30 kg), maka biaya ongkir yang ditagihkan adalah berdasarkan 100 kg.

Tips Menghemat Biaya Pengiriman Kargo Bisnis

  • Gunakan teknik packing presisi tanpa menyisakan ruang hampa berlebih di dalam kardus atau peti kayu.
  • Jika mengirim muatan proyek di atas 15 CBM, manfaatkan sewa Kontainer FCL (Full Container Load) untuk efisiensi ongkos angkut maksimal.
  • Konsultasikan jadwal kapal roro sebelum pengiriman untuk memastikan waktu tempuh tercepat.
Konsultasi Kargo Gratis

Butuh Bantuan Pengiriman Kargo Bisnis Anda?

Dapatkan estimasi tarif terbaik, jadwal kapal roro terdekat, dan layanan jemput barang gratis wilayah Jabodetabek.